15 Juni 2019

Cara pairing dan sinkronisasi dalam mengatasi remote alarm yang tiba-tiba tak mau konek


Cara pairing dan sinkronisasi dalam mengatasi remote alarm yang tiba-tiba tak mau konek

Mungkin judulnya agak sedikit membuat was-was pengguna alarm motor yaitu cara pairing dan sinkronisasi dalam mengatasi remote alarm yang tiba-tiba tak mau konek ataupun terhubung ke modul alarm...TAPI JANGAN KUATIR,,,cara ini tidak akan bisa disalah gunakan pengguna lain dengan tanpa membongkar unit alarm yang sudah terpasang. Membongkar installasi alarm berarti akan berurusan dengan sensor getar dan bunjyi sirene saat kondisi aktif alarm, dan juga harus menyiapkan alat-alat yang cukup banyak, bagi si pelaku curanmor ini adalah merupakan tindakan kekonyolan.


Dan buat yang blm mengetahui cara mengatasi masalah lain seperti kenapa sirene/buzzer alarm motor menjadi kecil suaranya dan lemah silahkan di simak saja penjelasannya di artikel sebelumnya.
remote tak konek modul alarm

Cara pairing dan sinkronisasi dalam mengatasi remote alarm yang tiba-tiba tak mau konek dan terhubung

Faktor penyebab tiba-tiba remote alarm tidak mau konek atau terhubung ke modul alarm ada bermacam-macam, di antaranya adalah:
  1. Habisnya batre remote, ini di tandai dengan sangat redupnya lampu indikator pada remote saat ditekan tombolnya.
  2. Terjadinya tegangan kejut ke arah bawah pada sumber tenaga (aki motor) sampai melebihi batas ambang tegangan kerja modul alarm, contoh adanya korsleting antara positif dan negatif aki, lalu contoh lain adalah dinamo starter yang agak lengket/sesak putarannya sehingga aki seperti di adu negatif dan positifnya sehingga tegangan aki drop sesaat dan lain sebagainya.
  3. Aki motor kelebihan beban sesaat akibat terlalu banyaknya acessoriess yang jumlah amperenya melebihi batas covered, contoh lampu2 yang berlebihan, klakson yang berlebihan yang mungkin pada saat bersamaan di nyalakan semua dan itu membuat jatuh tegangan sesaat pada aki sehingga program modul alarm menjadi error dan remote tak mau konek lagi ke modul alarmnya.
  4. Tidak adanya tegangan dan arus yang masuk ke modul alarm motor.
Cara yang akan kami bagikan disini adalah hanya bisa di praktekkan untuk alarm motor merk MP super baik yang Mp1way atau Mp2way dan juga merk BHT pink, ini karena bisa di katakan sama model, kedua merk ini sama cara dan juga bisa tukar remote walaupun beda merk.
Adapun alarm motor merk Vinyx beda lagi caranya.

Remote alarm motor tiba-tiba ga mau konek dan terhubung?

Nah cara pairing dan sinkronisasi dalam mengatasi remote alarm yang tiba-tiba tak mau konek dan terhubung adalah pertama yang harus di lakukan adalah cabut modul alarm dari installasi motornya, lalu siapkan aki 12volt atau boleh juga adaptor 12volt dan lalu siapkan kabel installasi bawaan alarm yang lain. Langkah2nya adalah:
  • Untuk merk Mp super one way dan two way dan juga BHT pink cara pairingnya dan sinkronisasinya adalah hubungkan ketiga kabel menjadi satu yaitu kabel orange, kuning 2biji, lalu kabel hitam alarm ke negatif aki dan merah ke positif aki. Saat setelah terhubung semua maka akan muncul bunyi aneh, nah setelah bunyi aneh itu muncul segeralah kita tekan tombol unlock/gembok buka pada remote, dan kalo muncul bunyi setelah kita tekan brarti remote telah sinkron dan terhubung dengan modul alarmnya. Lakukan di remote yang satunya juga. clear sudah...
  • Untuk merk Vinyx lebih mudah, bongkar modul alarm, lalu kabel hitam alarm ke negatif aki dan merah alarm ke positif aki...lalu tekan tombol putih kotak pada modul, pertama dia akan keluar bunyi ceklik relay 1x, lalu segera kita tekan gembok buka di remote dan jika modul merespon dengan muncul bunyi ceklik relay 2x berarti proses telah berhasil. Lakukan saja di kedua remotenya secara bergantian dan langkah yang sama.
Untuk alarm motor merk yang lain dalam mengatasi remote alarm yang tiba-tiba tak mau konek dan terhubung saat ini kami blm menemukaan caranya, jika di antara pembaca lainnya ada yang sudah paham dan praktek silahkan di share saja di kolom komentar di bawah ini.

Demikianlah sedikit pencerahan mengenai cara pairing dan sinkronisasi dalam mengatasi remote alarm yang tiba-tiba tak mau konek dan terhubung, semoga bermanfaat buat kita semua.

09 Juni 2019

Suara Sirene atau Buzzer Alarm Motor Menjadi Kecil dan Lemah

Jika suara sirene atau buzzer alarm motor menjadi kecil dan lemah, lalu apa penyebab dan bagaimana langkah2 memperbaikinya?

Banyak pertanyaan masuk berkaitan dengan suara sirene atau buzzer alarm motor yang menjadi kecil ke chatt kami dan di komentar2 artikel web ini.
Suara Sirene/Buzzer Alarm Motor Menjadi Kecil dan Kurang Keras

Penyebab kecilnya suara sirene/buzzer alarm motor itu ada 2 sebab, pertama dari sirenenya itu sendiri yang lemah atau short, lalu yang kedua dari modul alarmnya yang di dalamnya ada komponen yang error. Kecilnya suara berbeda dengan tidak adanya suara. Kita hanya akan bahas kasus rata-ratanya yaitu tiba-tiba menjadi kecilnya suara sirene.


Normalnya dan umumnya dari berbagai jenis dan merk alarm motor itu besar suara sirene alarm lewat output sirene/buzzer ini berada sekitar tingkat kekerasan 125db(decible), ini adalah kekencangan ideal rata2. Namun hasil akhir setelah terpasang akan berbeda2 level kekerasan suaranya, ini bergantung dari dimana kita menempatkan posisi sirene...apakah di depan sirene ada halangan lepasnya suara atau tidak dan apakah jenis motor yang bodynya memiliki tingkat kerapatan yang rapat atau tidak.
Dan kita anggap perbedaan di atas tidak menjadi perdebatan, yang akan kita bahas disini adalah mengapa suara sirene/buzzer alarm motor kita tiba2 menjadi kecil tidak seperti sebelum2nya,


Suara Sirene/Buzzer Alarm Motor Menjadi Kecil dan Kurang Keras

Yang perlu kita ketahui dari sirene/buzzer untuk alarm motor yang banyak beredar di pasaran ini adalah berjenis sirene AC, yaitu mirip dengan jenis pengeras suara speaker biasa, artinya sistem keluarnya suara berdasarkan repro suara dari system repro suara yang umpankan ke blok amplifier lalu di umpankan lagi ke output terakhir yaitu sirene/buzzer.

Lihat blok diagram di bawah ini:
Suara Sirene Buzzer Alarm Motor Menjadi Kecil dan Kurang Keras

Dari skema blok di atas jika kita ingin menangani masalah kecilnya suara silahkan berkutat saja di ketiga area itu yaitu di bagian repro suara dalam hal ini IC lalu area amplifier yaitu ada trafo OT dan transistor besar lalu sirene itu sendiri.

Perlu di garis bawahi bahwa sirene/buzzer alarm motor adalah rata-rata berjenis sirene AC yang ciri-cirinya adalah:
  1. Dia tidak mengeluarkan suara kalo tanpa adanya system pengeras suara (amplie).
  2. Dia tidak mengeluarkan suara kalau hanya di beri arus DC seperti aki/batre secara langsung.
Dan yang terjadi adalah banyaknya para pengguna alarm motor yang melakukan kecerobohan experimen misalnya mengganti langsung sirene jenis AC ini dengan klakson motor. Sementara klakson sendiri adalah berjenis DC, maka yang terjadi adalah klakson tak bersuara dan modul alarm keluar asap, error dan sebagainya.

Bisakah kecilnya suara sirene alarm diperbaiki lagi?
Sekarang mari kita coba untuk memperbaiki kecilnya suara sirene/buzzer ini terlepas dari apapun penyebab kecilnya suara. Langkah-langkah memperbaikinya adalah:
  1. Lepas modul alarm dan sirene darir instalasi motornya dan gunakan kabel instalasi lain untuk trouble shooting.
  2. Pastikan setrum/arus DC 12volt masuk kedalam modul alarm (dalam hal ini gunakan kabel socket alarm motor yg lain namun sejenis seolah2 alarm belum terpasang), dan setrum supply bisa pakai aki 12v bisa juga pakai adaptor 12v DC, lalu coba tekan tombol gembok buka di remote dan apakah sirene berbunyi kecil dan relay terdengar ceklik2, kalau iya itu berarti setrum telah mengalir ke dalam modul.
  3. Kemudian gantilah sirene yang suaranya kecil itu dengan sirene lain tapi yang sejenis, coba tekan gembok buka di remote, kalo suara menjadi keras brarti sirene yang rusak, tapi kalau ternyata masih tetap kecil suaranya lanjutkan ke langkah selanjutnya yaitu,
  4. Bongkar modul alarm lalu cek fisik Trafo Output kalo solasi penutupnya terlihat seperti lumer maka ganti trafo itu dengan trafo alarm yang sejenis, kalo tetap masih sama suaranya lanjutkan ke langkah berikutnya yaitu,
  5. Cek transistor pengeras suara, cirinya adalah komponen agak besar kaki 3 dan berwarna hitam di dekat trafo, ganti komponen tersebut kalo tetap kecil lanjut ke bagian repro suara yaitu komponen IC, ini agak rumit tapi skaligus sangat jarang terjadi, kalo kita tak punya alat testernya lebih baik ke ahli elektronic ataupun ahli alarmnya, fokus saja di trafo dan transistor karena dengan adanya suara kecil berarti setidaknya repro suara dari IC sudah ada tanda kerjanya.
Suara Sirene/Buzzer Alarm Motor Menjadi Kecil dan Kurang Keras


Biasanya yang selama ini kami jumpai kasus kecilnya suara alarm motor ini terjadi karena pernah terbalik polaritas yaitu negatif dan positif aki, atau bisa juga sebab experimen/percobaan iseng di ganti sirene dengan klakson dengan harapan biar tidak seperti suara mainan anak-anak, dan bisa juga terjadi akibat memang dari buruknya komponen yang lolos oleh pabrik pembuatnya itu sendiri,  dan ini soal lain. Namun kebanyakan kasus ini mudah di selesaikan dengan catatan gantilah komponen2 di atas sesuai dengan spek nya.

Problem kecilnya suara sirene berbeda dengan problem tidak munculnya suara sirene sama sekali, dan kalo suara sirene tidak muncul sama sekali bisa terjadi oleh sebab putusnya kabel sirene, tidak sempurnanya hubungan antar socket socket sirene atau bahkan tidak masuknya arus sama sekali ke dalam modul, dan biasanya juga lampu sein tidak berkedip.

Dan jika kasus tidak terselesaikan segera hubungi saja ahli-ahli alarm motor terdekat untuk membantu penyelesaiannya.

Semoga bermanfaat.